25 Feb 2012

Wanginya Seger

Tadi pagi aku harus berangkat ke kampus buat ngurusin nilaiku yg belum keluar. Seperti biasanya aku naik angkotlah. After I was waiting a few minutes in front the gate of my housing, the angkot came. Aku naik dan ternyata angkot itu dipenuhi oleh buruh-buruh salah satu pabrik rokok di Wagir (FYI, di Wagir ada beberapa pabrik rokok yang pegawainya sebagian besar adalah wanita).
Karena yang kosong ada di angkot bagian belakang jadi aku menuju kesana melewati mereka yang memakai seragam polo biru dongker kombinasi merah dengan bordiran lambang merk rokok pabrik tempat mereka bekerja.
Hidungku mencium bau tembakau yang bercampur keringat tapi aku tidak menutup hidung karena aku sudah terbiasa dengan baunya (karena sudah lama tinggal di Wagir sini yang mana bau tembakau itu sudah biasa banget) dan takut menyinggung perasaan mereka.
Setelah aku duduk, mereka yang tadi berhenti mengobrol ketika aku naik langsung berceloteh lagi, kali ini topiknya aku. Aku cuek saja, karena aku sedang membalas SMS dari temanku.
Omongan yang aku dengar kira-kira seperti ini,
"Wih, langsung mambune seger mari mbak iki mlebu angkot (langsungbaunya segar setelah mbak ini masuk angkot)."
"Wangi men(banget). Nggak koyok kene sing mambu mbako (Nggak kayak kita yang bau tembakau)"
"Panteslah, sing buru adus pasti wangi (yang baru mandi pasti wangi)"
Aku cuman menundukkan muka sambil mengutak-atik hapeku karena malu.
Setelah itu mereka seperti mengumpulkan uang supaya membayarnya bersama-sama.
"Wis mbayar kabeh? (Sudah bayar semua?)"
"Uwes, sing gurung mbak ayu cilik iki loh. (Sudah, yang belum mbak cantik kecil ini loh)"
"Engko wayahe mudun yow mbayar. (Nanti waktunya turun ya bayar)"
"Hihihihihi."
Mereka lalu turun di Pasar Lemah Dhuwur. Aku rasa mereka mau shopping sama-sama.
Alhamdulillah, sudah berakhir cobaan ini.

See you in the next post, kiss by Baby,

Tidak ada komentar:

My Kitchen, Jauh Lebih Lezat dari Makanan Rumahan

My Kitchen Malang, Lezat Berporsi Besar My Kitchen adalah salah satu tempat makan yang berada di jalan Kepundung. Pertama kali mengenal t...