22 Jul 2017

Taichan Goreng? What is that?

Aku tuh orang Banyuwangi yang biasanya makan sate Madura yang dari ayam atau kambing yang pake bumbu kacang campur kecap, jadi waktu tahu ada Sate Taichan Goreng, aku jadi bertanya-tanya kayak apa sate ini?
Jadi sepupu aku bilang kalo kemarin Jumat 21 Juli 2017 ini Rachel Vennya sama suaminya Niko itu dateng ke Malang karena dia buka cabang sate Taichan. Jadinya tadi siang ini aku diajakin sama sepupu aku kesana buat nyobain sate itu.
Lokasi sate Taichan goreng ini di jalan Suhat Malang no.A8 daripada bingung mending pas kesana nyalain Waze aja biar dibimbing pake Waze hehehe...
Pas kesana kalo mau makan pesen dan bayar dulu ntar dikasi nomor dan kamu bebas deh pilih mau duduk dimana. Aku tadi duduk di lantai dua yang sayangnya tangganya curam banget, dan aku yang takut ketinggian berhasil dibikin ngeri sama tangga itu 😣.
Setelah menunggu bentar, akhirnya dateng deh makanan kita.
Jadi satenya itu nggak pake saus kacang. Tapi didampingi sama sambel dan bubuk yg rasanya gurih itu. (Detail liat foto yah) Jadi makannya itu sambelnya dicampur pake bubuknya itu dan kemudian tinggal di cocol deh. Buat aku yg biasa makan sate Madura makan sate kayak gini agak aneh yah, soalnya kan kalo sate Madura ada saus kacangnya jadinya kan basah gitu, sedangkan kalo ini kan cuman pakai sambel jadinya kering gitu. Tapi enak kok 😙 btw ini aku sertain foto struknya juga biar kalian liat sendiri harganya
Kalo kalian di lantai dua bisa foto sama slogan tempat makan ini yaitu "Jangan takut gendut"
Kalian yang nggak takut gendut silakan datang buat makan sate taichan disini.

Btw, kalian mau lagi nggak kalo aku bikin review tempat2 makan atau tempat aku biasan jalan2 dan foto2 kayak gini? Kalo setuju tulis di komen yah 🤗

Pantai Syariah di Banyuwangi

Dulu nama pantai ini Pulau Santen tapi sejak 2 Maret 2017 berubah nama menjadi Pantai Syariah. Kenapa namanya dirubah seperti itu? Karena disana dipisahkan antara pengunjung pria dan wanita. Ketika sampai disana pengunjung pria diarahkan ke arah kanan sedangkan wanita di sebelah kiri.

Kemarin ketika berkunjung kesana di hari ketiga lebaran di pantai sebelah kanan yg khusus pria juga dibuka untuk pengunjung yg sekeluarga. Di bawah ini foto saya di sebelah pantai untuk pria.


Sedangkan pantai khusus wanita hanya boleh untuk wanita dan anak-anak. Pria tidak diperbolehkan untuk memasuki kawasan ini.

Disana fasilitas yang disediakan cukup lengkap. Ada musholla dan juga warung-warung makanan yg menjual makangan ringan seperti tahu petis dan gorengan juga minuman segar seperti es kelapa muda.
Selain nama yg berubah tampilan pantai ini juga berubah. Di jembatan sekarang dihiasi umbul-umbul berwarna pink dan ungu. Di sepanjang pantai ada tenda dan juga beanbag. Untuk beanbag ini kita harus menyewa, satu beanbag seharga Rp. 5000,-
Bila anda ingin menikmati wisata di pantai dengan harga yg murah dengan keluarga, silakan mengunjungi Pantai Syariah di Banyuwangi.

15 Apr 2012

Ckckck Anehnya...

Aku shock Jumat kemarin waktu tahu salah satu temen cewekku yang domisilinya di Malang (kabupatennya sich,) selama hidupnya ini nggak pernah nonton di bioskop.
Astaghfirullah, kalo boleh pamer waktu aku masih baby (dulu bukan sekarang) udah diajakin nonton sama ortuku. Emang sich bioskop jadul (bukan 21) dan nonton filmnya Rhoma Irama tapi itu tetap bioskop kan? Dan di Malang sini walaupun aku berasal dari kota kecil Banyuwangi, udah nggak keitung brapa banyak tiket bioskop yang aku koleksi (walaupun nggak sebanyak kayak My Brotha yg seorang movie freak).
Dan mengetahui temanku yang anak Malang sini nggak pernah nonton bioskop aku jadi terheran-heran. Ckckckck, *menggelengkan kepala*.
Emang dia nggak pernah diajak ortunya nonton Rhoma Irama? Apa nggak pernah diajak cowoknya nge-date ke bioskop? Apa dia lebih suka nonton layar tancep? Dan sederet pertanyaan lainnya muncul di kepalaku...
Setelah tahu hal itu aku jadi berpikir, "Mungkinkah masih banyak orang diluar sana yang mengalami nasib serupa dengan temanku itu?"
So, aku akan men-share (berdasarkan pengalamanku) cara menonton di bioskop dengan baik (dan buruk) supaya orang-orang yang nggak pernah nonton di bioskop berani untuk mencoba nonton di bioskop dan nggak malu-maluin.
Tunggu tanggal mainnya,,,

see you in the next post,
Kiss by Baby, :-*

28 Feb 2012

Gang of Ababil

Pas pulang siang-siang hari Selasa, 23 Februari kemarin awalnya biasa aja, sepi angkotnya cuman ada beberapa orang. Pas nyampe di SMPN 1 Wagir ternyata pas pulang sekolah jadinya angkot itu lalu dipenuhi oleh Ababil cowok dan cewek yang pake baju pramuka (Padahal hari Selasa, aku bener-bener nggak tahu kenapa hari itu mereka pakai pramuka).
Beberapa meter kemudian aku turun. Saat aku membayar aku langsung diomongin. Yang dibilang cantiklah, bikin kelepek-kelepeklah deelel, oleh cewek atau cowok. Dasar ababil, ngomongin orang kok di depannya, nunggu bentar kek sampai aku pergi dan angkotnya jalan. Nggak sopan banget :3
Btw, jurusanku kan pendidikan bahasa Inggris, kalau mau bekerja sesuai jurusan berarti aku harus mengajar anak-anak SMP atau SMA, berarti anak-anak ababil dong, Huwaaa,,, Tidaakk,,,

25 Feb 2012

Wanginya Seger

Tadi pagi aku harus berangkat ke kampus buat ngurusin nilaiku yg belum keluar. Seperti biasanya aku naik angkotlah. After I was waiting a few minutes in front the gate of my housing, the angkot came. Aku naik dan ternyata angkot itu dipenuhi oleh buruh-buruh salah satu pabrik rokok di Wagir (FYI, di Wagir ada beberapa pabrik rokok yang pegawainya sebagian besar adalah wanita).
Karena yang kosong ada di angkot bagian belakang jadi aku menuju kesana melewati mereka yang memakai seragam polo biru dongker kombinasi merah dengan bordiran lambang merk rokok pabrik tempat mereka bekerja.
Hidungku mencium bau tembakau yang bercampur keringat tapi aku tidak menutup hidung karena aku sudah terbiasa dengan baunya (karena sudah lama tinggal di Wagir sini yang mana bau tembakau itu sudah biasa banget) dan takut menyinggung perasaan mereka.
Setelah aku duduk, mereka yang tadi berhenti mengobrol ketika aku naik langsung berceloteh lagi, kali ini topiknya aku. Aku cuek saja, karena aku sedang membalas SMS dari temanku.
Omongan yang aku dengar kira-kira seperti ini,
"Wih, langsung mambune seger mari mbak iki mlebu angkot (langsungbaunya segar setelah mbak ini masuk angkot)."
"Wangi men(banget). Nggak koyok kene sing mambu mbako (Nggak kayak kita yang bau tembakau)"
"Panteslah, sing buru adus pasti wangi (yang baru mandi pasti wangi)"
Aku cuman menundukkan muka sambil mengutak-atik hapeku karena malu.
Setelah itu mereka seperti mengumpulkan uang supaya membayarnya bersama-sama.
"Wis mbayar kabeh? (Sudah bayar semua?)"
"Uwes, sing gurung mbak ayu cilik iki loh. (Sudah, yang belum mbak cantik kecil ini loh)"
"Engko wayahe mudun yow mbayar. (Nanti waktunya turun ya bayar)"
"Hihihihihi."
Mereka lalu turun di Pasar Lemah Dhuwur. Aku rasa mereka mau shopping sama-sama.
Alhamdulillah, sudah berakhir cobaan ini.

See you in the next post, kiss by Baby,

Sayang Anak

Dulu pas zaman sekolah dulu, Papiku selalu berusaha buat nganter jemput aku, supaya aku nggak naik angkot atau jalan kaki. Nggak tahu karena kuatir aku diculik, atau kasihan biar aku nggak capek, kepanasan, atau uang jajannya abis. Tapi aku rasa karena dia sayang sama aku kali ye,, (iyalah beib...) secara aku anak bontot gitu kan. Karena selalu dijemput itulah kadang aku malu soalnya kesannya aku manja banget gitu. Makanya aku kadang-kadang memberontak dan berbohong (Maaf, papi, Ampuni aku ya Allah) dengan bikin alasan macem-macem supaya aku bisa pulang naik angkot sama teman-teman atau jalan sama sahabatku sambil saling curhat.

Pas zaman sekolah jarang banget dibela-belain naik angkot sampai bohong-bohong gitu, sekarang malah kebalikannya. Aku tiap hari bolak balik PP naik angkot. Pertama naik GS (Gadang-Sumbersuko) angkot warna merah maroon (biar agak keren dikit, walaupun sebenarnya angkotnya nggak keren sama sekali :p) dari rumah kakakku di Wagir terus berhenti di Kacuk dan naik angkot apa aja yang menuju utara yaitu ke kampusku di daerah Sukun.
Tiap ke kampus selalu begitu, pulang dan berangkat. Sampe bosen, capek dan muak, (bahasamu, beib). Walaupun begitu banyak kejadian lucu yang terjadi selama ngangkot itu.

So, pantau terus yah, ( Pantau? kayak John Pantau aja, hehehe)

See you in the next post, kiss by Baby,

19 Feb 2012

Shopping Mistake Part 1

Soal belanja cewek emang paling jago. Dalam hal, yaitu 3N : 
A. Nyari barang Sale ("Di Matahari lagi ada sale sampe 70% loh)
B. Nawar ("Udahlah mas, goban aja deh, udah langganan juga. Biasanya juga segitu")
C. Ngeles kalo ada yang bilang boros ("Baju ini nggak ada yang nyamain, Unik banget.")

Tapi ada beberapa bad habit cewek yang seharusnya mulai dicoba buat dirubah buat neng geulis semua, ini dia:
1. Pernah dengar kalimat ini? "Ah, gampang ntar dikecilin bisa kok." pas nemuin baju yang kegedean padahal udah jatuh cinta banget sama tuh baju soalnya lucu, model Korea gitu.
Well, perasaan buat memiliki baju lucu itu emang susah banget dilawan (gue tahu banget tuh). Okelah kalo dikecilin cuman sesenti atau 2 senti masih bisa ditoleri tapi kalo sampe 10senti yah kebangetan lah. Selain bisa merubah bentuk aslinya, juga kasihan sama penjahit yang harus mempermak baju itu, apalagi kalo modelnya rumit jangankan jadi pas ke badan bisa-bisa kamu ditolak sama penjahitnya duluan karena nggak sanggup.
Kadang juga saking sibuknya malah nggak pernah ke sempat ke panjahit buat permak dan alhasil bajunya cuman numpuk di lemari. Rugi duit dah.
Jadi kalau nemuin baju lucu tapi kegedean :
a. Cek dulu apakah banyak yang harus dipotong?
b. Modelnya rumit apa nggak?
c. Kalau dipermak bakalan berubah modelnya apa nggak?
Kalau jawaban pertanyan diatas lebih banyak YA mendingan nggak usah dibeli deh daripada ntar nyesel.
2. Familiar sama kata-kata ini? "Ah, pasti cukup kok, nanti kan lama-lama melar." pas nemuin jaket lucu dengan size S padahal si pembicara ukurannya L atau XL.
Okey, baju lama-lama akan melar, memang semua bahan juga lama-lama melar tapi nggak segampang itu merubah size S jadi L secara tiba-tiba. Malah ada bahan yang akan mengerut setelah dicuci. Bayangin kalo kita beli baju yang kekecilan dan berharap akan melar. Selama rentang waktu itu kita akan tersiksa saat memakai baju itu. Sesak, nggak bisa napas, apalagi keliatan nggak bagus ditubuh karena terlalu ketat atau ada lemak yang menonjol. Bisa-bisa bukannya melar malah nyiksa diri dan bahkan bisa sobek loh jahitannya.
Jadi kalau nemuin baju lucu yang kekecilan :
a. Tanya apakah ada ukuran kamu?
b. Kalau nggak ada, berarti kamu harus.
c. Cari di toko lain apakah ada ukuran baju lucu itu yang sesuai sama kamu?
d. Kalau kamu sudah keliling seluruh kota dan tetap nggak ada berarti kamu harus MOVE ON (:p) dan cari model baju yang lain.

Semoga berguna, :)

See you in the next post, Kiss by Baby, :-*

Taichan Goreng? What is that?

Aku tuh orang Banyuwangi yang biasanya makan sate Madura yang dari ayam atau kambing yang pake bumbu kacang campur kecap, jadi waktu tahu ad...