3 Okt 2011

Y?

Aku suka banget sama mie. Mie apa aja aku suka, mulai dari mie instan yang rasanya normal kayak goreng ayam bawang atau kuah soto sampai yang aneh kayak sambal goreng atau mie celor. Mie ayam, pangsit mie yang mulai harga 3 ribu (standar Wagir, :p) sampai 7 ribu (standar Dempo). Apalagi Spaghetti, doyan banget tuh (spaghetti juga mie kan sodara-sodara?).
Aku juga suka banget burger. Entah burger tembakan yang di jual depan minimarket yang biasanya franchise itu loh, atau yang di McD (McD juga franchise ding, hehehe).
Poinnya adalah dalam masalah kuliner kalau aku sudah suka sama sesuatu, apapun bumbunya, variasinya, atau garnishnya aku akan tetep suka 2 makanan diatas.
Sama dalam soal cowok. Tipe cowok menurut aku (mungkin aku hanya akan mengambil secara umumnya aja) yaitu putih, tampang imut, cakep walaupun harus pakai kacamata, potongan rambut rapi. Susah ngebanyanginnya? Aku kasih clue, bayangin aja Peter Parker, Harry Potter, atau produk lokal seperti Afghan.
Soal sifat yaitu pendiam, cool, agak culun gitu.
Bolak balik aku suka cowoknya yang jenisnya kayak gitu aja. Tapi ya nggak pernah berhasil karena biasanya tipe yang kayak gitu agak ch*ck*n,
Sekarang aku malah dapetnya cowok yang beda banget sama tipeku, 
Jadi kesimpulannya, kebanyakan makan mie atau fastfood atau junkfood atau apalah istilahnya sebenarnya nggak baik juga. Kita harus nyobain jenis makanan lain juga.
Istilah gampangnya sebenarnya nggak penting banget aku terlalu berpatokan pada tipe cowokyang itu-itu aja, karena ada banyak jenis cowok lain di dunia yang luas ini. Kalau dunia Malang? Agak sempit ya, hehehe...

See you in the next post, kiss by Baby


Tidak ada komentar:

Arbanat Tempat Manis Buat Nongkrong

Arbanat Cafe and Lounge Arbanat Cafe berlokasi di Jl. Terusan Dieng dekat dengan kawasan Universitas Merdeka Malang. Dari kejauhan gedung...